You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Belanga

Kec. Kintamani, Kab. Bangli, Prov. Bali

PELATIHAN PMT UNTUK PENUHI GIZI ANAK DI DESA BELANGA


PELATIHAN PMT UNTUK PENUHI GIZI ANAK DI DESA BELANGA

belanga.desa.id-Kintamani.(19/05/2022), Pemenuhan gizi seimbang bagi balita merupakan poin penting untuk melengkapi tumbuh kembang Anak. Namun, hal ini masih kurang disadari bagi sebagian Orang tua. Faktor utama tidak terpenuhinya gizi seimbang bagi balita karena kurangnya pegetahuan dan pemahaman orang tua terkait pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) bagi anak usia enam bulan ke atas.

Melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Desa Belanga, bersama Petugas Puskesmas Kecamatan Pembantu III Kintamani memberikan pelatihan pembuatan – PMT (Pemberian Makanan Tambahan) – Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yaitu pembuatan Pan Cake, Naget dan Puding   yang bahan utamanya merupakan salah satu komoditi di desa tersebut sehingga mudah didapatkan dan tersedia dalam jumlah yang banyak.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu ibu-ibu yang memiliki balita dan terdaftar di posyandu Desa Belanga. Kegiatan ini  pertama kali berlangsung di Kecamatan Kintamani Barat dan berkat respon dari pemerintah setempat.

Pelatihan pembuatan PMT merupakan hal baru bagi ibu-ibu karena sebelumnya belum pernah mengikuti kegiatan serupa. Kegiatan ini cukup menarik bagi ibu-ibu karena mereka bisa mempraktikkan langsung pembuatan Pan cake, Puding dan Naget. Makanan tersebut dapat menstimulus pertumbuhan gigi bagi bayi di atas usia 6 bulan. Lewat kegiatan ini pula, maka diharapkan bisa mencegah terjadinya stunting pada anak-anak balita di Desa Belanga.

“Sebelumnya saya tidak tahu kalau wortel dan labu yang Naget bisa menjadi makanan pendamping. Dengan adanya pelatihan ini saya sudah bisa membuat makanan tambahan untuk anak sendiri di rumah, apalagi di rumah biasanya banyak pisang dan jagung yang kadang tidak dimanfaatkan untuk anak-anak, cuma dibuat gorengan saja”, ujar Ibu Mindri, salah seorang peserta.

I Made Warkadana Perbekel, warga Desa Malewong berharap bahwa dengan adanya pelatihan PMT ini, bisa terus berlanjut untuk membawa manfaat besar kepada warga, kegiatan tersebut menurut Warkadana juga telah diusulkan ke pemerintah kabupaten agar bisa dilanjutkan terus di tahun-tahun berikutnya dengan tujuan pencegahan stunting di tingkat Desa.

Kegiatan PMT rutin dilaksanakan setiap bulan di Desa Belanga, setiap bulannya terdapat sekitar 35 balita yang mendapatkan PMT di setiap waktu penimbangan di posyandu.(DB).

Bagikan artikel ini:
Komentar